Cara desain dan cetak brosur yang benar-benar berguna

Artikel Cetak Brosur • April 17, 2020

Jasa Cetak dan Desain Brosur Harga Murah di Tangerang Selatan

Kita semua tahu bahwa surat yang dikirimkan secara langsung sangat populer. Penelitian demi penelitian membuktikan bahwa orang senang menerima email yang relevan, menarik dan dipersonalisasi. Brosur adalah solusi serbaguna untuk kebutuhan anda akan hal tersebut. Brosur sangat fleksibel, dapat ditumpuk, mudah dibawa kemana saja dan menampilkan banyak informasi. Brosur yang indah dan menarik adalah media promosi atau pemasaran yang sangat efektif, tetapi menentukan warna-warna brosur yang tepat bisa menjadi hal yang sulit. Untungnya, hanya dengan menggunakan 3 kombinasi warna, anda dapat merancang desain dan cetak brosur dengan cepat.

Kombinasi 3 warna sangat populer di perusahaan besar karena sederhana tetapi memiliki daya tarik visual yang memikat. Hanya dengan menggunakan 3 palet warna dapat membuat desain brosur anda dapat dengan mudah dirancang. Anda juga dapat menerapkan prinsip 3 warna ini pada desain logo, merek, spanduk, flyer dan produk percetakan lainnya.

Cetak Brosur?Klik Disini

Desain dan cetak brosur yang berguna

1. Ketahui tujuan anda

Sebelum kita membahas desain dan cetak brosur, mari kita fokus pada tujuan anda. Apa yang ingin anda capai dengan brosur tersebut? Apa pesan yang ingin anda sampaikan? Hasil akhir apa yang ingin anda capai? Dengan menggunakan pertanyaan-pertanyaan ini sebagai panduan dalam merancang desain brosur anda, maka proses cetak brosur anda akan menjadi lebih mudah dan sesuai dengan produk dan layanan usaha anda.

2. Kenali pelanggan anda

Seperti biasa, pertimbangkan pelanggan yang menjadi target anda ketika merancang desain dan cetak brosur. Apakah brosur ini untuk pelanggan anda yang biasa, pelanggan baru atau pelanggan tertentu? Apa yang mereka inginkan? Apa mereka memiliki kebutuhan khusus? Desain brosur anda haruslah sesuai dengan apa yang anda ketahui tentang pelanggan target anda.

3. Skema warna brosur anda

Warna yang anda pilih dapat secara signifikan mengubah efektifitas brosur anda. Warna dapat menenangkan, memberi energi, mendukung atau meningkatkan, jadi pilihlah dengan hati-hati.

a. Apa identitas merek produk anda

Saat memilih warna untuk mewakili identitas merek produk anda, pilih yang sesuai dengan identitas perusahaan.

Apa artinya? Apakah nama perusahaan anda memiliki warna khusus? Apa warna logo dan nama perusahaan anda? Jika perusahaan anda tidak memiliki warna khusus, anda tidak harus mengikuti panduan ini. Dan jika perusahaan anda memiliki warna khusus, maka mulailah dengan itu dan gunakan panduan ini untuk meningkatkan tampilan brosur anda.

Pertama, tuliskan kata sifat yang paling menggambarkan perusahaan anda. Apakah perusahaan anda energik? Bagaimana dengan gairah? Kuat? Ramah? Cerdas? Dan yang lainnya.

Jasa Cetak dan Desain Brosur Harga Murah di Tangerang Selatan

Temukan kata yang paling cocok dan warna yang terkait dengan hal tersebut. Warna itu akan menjadi warna utama anda. Sekarang, untuk kombinasi warna, anda dapat memilih dari dua warna kontras atau complimentary dan netral. Pertanyaannya apa warna kontras atau complimentary?

Pada dasarnya, ada 3 jenis warna: primer, sekunder dan tersier. Warna primer adalah merah, kuning dan biru; sedangkan warna sekunder adalah warna yang dibuat saat anda memadukan warna primer (dalam hal ini: oranye, hijau dan ungu). Warna tersier adalah campuran warna primer dan sekunder yang memiliki nama dengan dua kata (seperti: merah-oranye, kuning-hijau, biru-ungu).

Warna kontras atau complimentary (terkadang disebut kontras) adalah warna yang berlawanan satu dengan yang lain pada roda warna. Contohnya merah dan hijau.

Warna juga bisa dikategorikan hangat dan dingin. Warna hangat memiliki nada merah, sedangkan warna dingin memiliki nada biru. Warna-warna hangat bisa terlihat “ramah” dan warna-warna dingin bisa menjadi menenangkan. Mencocokkan warna yang hangat dan dingin dengan desain materi promosi atau pemasaran anda dapat meningkatkan daya tarik brosur anda.

Sekarang, kembali ke pilihan anda. Misalnya, katakanlah bahwa kata yang anda pilih untuk perusahaan anda adalah “antusias”, dan karenanya anda memilih oranye sebagai warna utama anda (pilihan yang sangat populer).

Untuk menemukan warna kontras atau complimentary anda, lihat kembali roda warna. Ingat, warna pelengkap secara langsung berlawanan dengan warna utama yang anda pilih. Jadi, dalam hal ini, warna kontras anda adalah biru-hijau, biru atau biru-ungu.

Yah, itu mudah! Jadi, apakah kita selesai sampai disini?…tidak!!!

Ingat warna-warna hangat dan dingin itu? Seperti yang anda lihat pada roda warna itu, warna primer (merah, kuning, biru) berbentuk segitiga, sehingga semua warna biru berakhir di satu sisi dan semua warna merah berakhir di sisi lain, dengan warna kuning dan biru. Dingin di satu sisi, hangat di sisi lain. Apakah anda menginginkan skema warna yang ramah dan hangat? Coba oranye dan biru-ungu. Atau menjadi lebih keren dan optimis dengan oranye dan biru-hijau.

Akhirnya, memilih warna netral. Oranye dan biru akan benar-benar terlihat serasi, tetapi anda tidak ingin terlalu berlebihan dan warna netral memberikan sedikit bantuan visual. Netral biasanya berwarna putih, abu-abu atau hitam, tetapi anda dapat memilih rona (warna yang bercampur putih) yang dapat meningkatkan tampilan warna utama anda.

b. Tentukan font anda

Dengan begitu banyak pilihan yang tersedia, bisa jadi anda dapat dengan mudah memilih font atau jenis huruf. Tetapi anda ingin membuat pelanggan anda tertarik, bukan membuat mereka kesulitan. Pilih font atau jenis huruf yang menyenangkan, funky atau bahkan font yang lebih rinci untuk menampilkan informasi utama di brosur anda. Seimbangkan dengan font yang lebih konservatif untuk bagian isi brosur dan ingat untuk menggunakan warna gelap di atas warna terang atau sebaliknya untuk font anda.

c. Apa pesan anda?

Agar tetap fokus pada topik dan pesan anda selama proses desain dan cetak brosur, gunakan berita atau informasi utama anda sebagai pedoman. Ingat tujuan utama anda. Tetap fokus dan ingat pelanggan anda. Jangat terjebak dalam banyak informasi. Tidak peduli seberapa relevan materi itu, jika itu membosankan bagi pelanggan anda, mereka mungkin akan kehilangan minat. Dengan mengingat hal itu, hindari kata-kata dan kalimat panjang dan gunakan akronim (singkatan) seminimal mungkin. Kalimat singkat menjaga momentum tetap berjalan.

d. Atur nuansa visual brosur anda

Pertahankan keseluruhan tampilan desain dan cetak brosur anda pada titik fokus dengan memilih visual yang memiliki nuansa yang sama dengan warna utama atau warna pelengkap. Pilih gambar yang sesuai dengan suasana hati anda. Apakah nuansa hangat? Kemudian pikirkan wajah ceria, tersenyum dan sinar matahari. Apakah terlihat menjadi keren? Kemudian bersikap percaya diri dan profesional. Dan selalu ingat, jika itu tidak dapat meningkatkan kualitas merek produk anda, hilangkan.

e. Bahan cetak brosur berkualitas

Bahkan jika anda memiliki anggaran yang besar, berinvestasi dalam bahan cetak brosur yang berkualitas adalah suatu keharusan. Kertas atau murahan dan tinta yang jelek dapat berdampak negatif terhadap daya tarik brosur anda dan menurunkan nilai pesan yang anda sampaikan. Secara psikologis, jika pelanggan anda berpikir bahwa anda telah menghabiskan banyak waktu dan upaya (dan uang) dalam merancang desain dan cetak brosur anda, maka informasi itu harus jauh lebih penting.

Dengan begitu banyak jenis kertas yang dapat anda gunakan untuk cetak brosur, anda memiliki banyak pilihan yang dapat anda sesuaikan dengan anggaran dan kebutuhan promosi produk dan layanan usaha anda. Hubungi Percetakan Dimensi melalui nomor telepon dan Whatsapp atau dengan mengisi form order yang kami sediakan di website ini untuk melakukan pemesanan cetak brosur secara online dan mendapatkan penawaran harga.

Follow akun Instagram kami untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai produk cetak yang kami tawarkan kepada anda.